Miralem Pjanic Pergi, Juventus Kebut Transfer Houssem Aouar

Houssem Aouar

Berita Bola  – Juara bertahan Serie A, Juventus mulai mempersiapkan diri kehilangan Miralem Pjanic di musim panas nanti. Si Nyoanya Tua diberitakan tengah mengupayakan transfer Houssem Aouar dari Lyon sebagai penggantinya.

Pjanic pertama kali mendarat di Turin pada tahun 2016 silam. Sejak saat itu ia sudah bertransformasi menjadi pusat permainan Bianconeri, di mana ia menjadi sosok yang mengontrol permainan Juventus.

Namun kebersamaan Pjanic dan Juventus dirumorkan akan berakhir di musim panas nanti. Gelandang asa Bosnia dan Herzegovina itu dikabarkan akan pindah ke Spanyol untuk bergabung dengan Barcelona.

Prediksi Dara mengklaim bahwa Juventus sudah mulai siap-siap jika Pjanic benar-benar hengkang ke Juventus. Mereka diberitakan akan merekrut Houssem Aouar yang kini memperkuat Lyon.

Menurut laporan tersebut, Juventus tidak sembarangan dalam upaya perekrutan Aouar di musim panas nanti.

Mereka sudah mengamati aksi sang gelandang sejak awal musim kemarin. Mereka sudah mendengar desas-desus mengenai kehebatan pemain berusia 21 tahun tersebut dan memutuskan untuk mengamatinya lebih dekat.

Kebut Transfer Houssem Aouar

Aouar sendiri menunjukkan performa yang apik, di mana ia mengemas sembilan gol dan tujuh assist bagi Lyon sehingga Juve menilai ia sosok yang tepat untuk menggantikan Pjanic.

Menurut laporan yang sama, Juventus saat ini tengah mengebut transfer Aouar dari Lyon.

Sang gelandang diberitakan sudah mendapatkan ijin untuk meninggalkan Lyon. Pasalnya Lyon sudah dikonfirmasi tidak akan ambil bagian di Liga Champions setelah mereka finish di peringkat tujuh Ligue 1.

Lyon sudah menjanjikan kepada para pemain mereka bahwa mereka bebas meninggalkan Lyon jika mereka tidak lolos ke UCL. Itulah mengapa Juventus kini tengah mempercepat proses transfer Aouar.

Juventus diyakini harus siap keluar uang cukup besar untuk mengamankan tanda tangan Aouar.

Lyon diberitakan hanya mau menjual sang gelandang di kisaran angka 60 juta Euro. –  Prediksi Dara