Billy Gilmour Mencuri Perhatian, Tapi Fans Chelsea Harus Ingat Nasib Josh McEachran

Josh McEachran

Berita Bola  – Penampilan Billy Gilmour yang menawan membuat banyak orang menganggapnya bakal jadi bintang besar Chelsea berikutnya, akan tetapi fans The Blues juga wajib mengingat ada pemuda bernama Josh McEachran yang juga pernah dianggap punya masa depan cerah tapi yang terjadi malah sebaliknya.

Billy Gilmour mulai masuk ke tim utama Chelsea pada musim ini. Ia sudah cukup sering dimainkan oleh Frank Lampard.

Namun namanya baru benar-benar mencuri perhatian publik sepak bola Inggris setelah tampil melawan Liverpool di ronde kelima FA Cup. Ia tampil tenang di lini tengah dan kemudian membantu Chelsea menang dengan skor 2-0.

Padahal Liverpool saat itu memainkan beberapa pemain intinya. Hebatnya lagi, Gilmour saat ini masih berusia 18 tahun.

Pujian pun datang silih berganti kepada anak muda asal Skotlandia ini. Ia pun mulai disebut bakal memiliki masa depan cerah dan bahkan sempat dibandingkan dengan legenda Manchester United, Roy Keane.

Eks gelandang Chelsea, Gustavo Poyet, ikut angkat bicara terkait mencuatnya nama Billy Gilmour. Ia mengaku anak muda itu memang punya skill yang apik dan sangat tenang kala berada dalam tekanan.

Namun ia berharap semua orang tidak terlalu memberikannya beban yang berlebihan di pundaknya. Poyet mengatakan semua orang harus bersabar untuk menunggunya berkembang secara bertahap.

“Saya pikir penting bagi klub untuk melihatnya sebelum akhir musim. Ia menunjukkan betapa dewasa dirinya terutama dalam menguasai bola. Sekali lagi, ini bukan masalah tampil sekali atau dua kali tetapi setiap bulan, musim demi musim,” cetusnya pada Prediksi Bola Online.

Nasib Josh McEachran

“Kami harus senang melihatnya dan berharap ia terus mengembangkan permainannya secara perlahan untuk menjadi pemain yang lebih baik karena ini adalah pintu awal. Saya benar-benar menikmati menonton (permainannya) dan ia bisa menjadi pemain yang menarik untuk masa depan. Saya lebih suka memastikan orang bersabar bersamanya dan tidak sebaliknya.”

Chelsea menghasilkan banyak pemain dari akademinya. Salah satunya adalah Josh McEachran.

Ia dipromosikan ke tim senior Chelsea pada tahun 2010 oleh Carlo Ancelotti. Danjuga  melakoni debutnya di tim senior di laga fase grup Liga Champions sebagai pemain pengganti di laga melawan MSK Zilina pada 15 September. Ia kemudian menjalani debutnya di Premier League melawan Manchester City 10 hari kemudian, juga sebagai pemain pengganti.

Di akhir musim itu, ia mendapatkan penghargaan Chelsea Young Player of the Year. Namun ia gagal bersinar pada musim berikutnya di bawah asuhan Andre Villas-Boas.

Mulai tahun 2012, McEachran rutin dipinjamkan ke sejumlah klub. Mulai dari Swansea City, Middlesbrough, Watford, Wigan Athletic, hingga Vitesse Arnhem.

Pada tahun 2015, pemain asal Inggris ini dilepas secara permanen ke klub Brentford. Ia bertahan di sana hingga akhirnya pindah ke Birmingham City pada September 2019 kemarin.

Gustavo Poyet lantas berharap Chelsea dan para fans belajar dari kasus Josh McEachran tersebut. Ia menegaskan satu-satunya cara untuk membuat para pemain itu berkembang dengan tepat adalah tidak memberikannya beban berlebihan dan bersabar menantinya berkembang selangkah demi selangkah.

“Saya berada di Stamford Bridge dahulu kala ketika Josh McEachran muda berhasil masuk tim pada usia 17. Seluruh stadion berbicara tentang dirinya setelah pertandingan itu. Orang-orang mengatakan ia adalah [Fernando] Redondo atau [Pep] Guardiola berikutnya,” kenangnya.

“Sayangnya itu tidak berhasil seperti itu meskipun memiliki karir sepak bola yang hebat di kompetisi. Gagasan untuk mengetahui adalah bahwa itu sulit dan [untuk mengetahui] bagaimana kemajuan dalam beberapa bulan dan tahun mendatang,” tandas Gustavo Poyet. –   Prediksi Dara